Tanyakan pada sejarah...

Musuh tidak gentar jika engkau hanya duduk bersila mencukupkan diri dengan ilmu saja.
Musuh tidak gentar jika engkau hanya menjadi ahli ibadah yang tidak menghiraukan keadaan saudaramu
Musuh tidak gentar jika engkau hanya mengajak manusia pada pendapatmu dan BERLISAN tajam pada yang di luar kelompokmu
Musuh tidak gentar jika engkau hanya mendakwahi manusia ke tauhid menurut tafsiranmu, yaitu "tauhid" yg menjadikan LISANMU tajam terhadap ulama dan ahli kiblat.
Akan tetapi yg menjadikan musuh gentar adalah ketika kalian mulai bersatu, MERANGKUL satu sama lain serta tidak merasa diri paling BENAR..
Musuh akan gentar ketika umat Islam kembali mendidik generasinya seperti didikan salafussholeh, yaitu didikan yg akan menghasilkan manusia-manusia seperti Khalid bin Walid, Qa'qa', Mutsanna, Shalahuddin Al Ayyubi, Sultan Al Fatih, dan lainnya
Musuh akan gentar ketika umat Islam sudah mulai bersatu menggalang kekuatan utk kembali membangun khilafah yg telah runtuh pada tahun 1924 lalu.
Musuh akan gentar ketika umat Islam mengikuti sifat salafussholeh yg Allah gambarkan dalam surat Al Fath ayat 29, bahwa mereka KERAS terhadap org kafir dan lembut terhadap orang mukmin, bukan SEBALIKNYA...
Tanyakan pada sejarah ttg kejayaan umat Islam dahulu, apakah ia tercapai hanya mencukupkan diri dgn mengkaji kitab saja?
Tanyakan pada sejarah ttg pahlawan mujahid yg "menjadikan" khilafah Islam menjadi bangsa terkuat pada masanya, apakah cukup dengan menghadiri ta'lim saja kemudian suka MENYALAHKAN yg lainnya?
Jikalau seandainya kita mau inshaf, sungguh jawabannya adalah bahwa mereka dididik utk mempunyai ghirah terhadap agamanya.
Tertanam dalam diri mereka jiwa perjuangan dan pantang mundur, bukan jiwa "Saluli" yaitu pengikut Abdullah bin Ubay bin Salul yg suka berpaling dari medan juang serta menggembosi perjuangan kaum muslimin.
Hanya saja jika hati sudah tertutup dgn fanatik buta maka sulit menerima kebenaran dari yg lainnya.

Hadanallaahu wa iyyaakum.
Akhukum fillah Fitra Hudaiya

(Musallas, Cairo. 4 Rabi'ul Awwal 1438/ 4 Desember 2016)
Sumber : Facebook sahabat..
 4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

Salam itu Penting...


Doa yg tulus berbanding lurus dengan usaha yg ikhlas.

Mengucapkan salam atau menjawab salam merupakan manifestasi rasa syukur & dapat mengikis kesombongan. #Psikologi #Islam
Nah, sahabat semua harus bisa tuh menjelaskan kok salam itu penting seh. Tampak biasa aja tuh bu.. Bahas pelan-pelan yuk..

Saya ingat guru saya pernah berkisah: syarat surga itu IMAN ~ Orang-orang beriman itu saling CINTA ~ Salah satu bentuk cinta mengucap SALAM
Menebar SALAM sesama muslim itu dapat membuat saling CINTA? Betul. Itu salah satu caranya.
Dalam salam itu ada nama Allah ; "As-Salam" ~ Jadi "Assalaamu ‘alaik" ~ Bisa dimaknai Allah bersamamu.
"As-Salam" ~ "as-Salamah" ~ Dimaknai Selamat dari aib & kekurangan
Selamat ~ Jadi "Keselamatan selalu menyertaimu"
Salam bisa dimaknai "Moga Allah bersamamu hingga keselamatan selalu menyertaimu"
Hubungan sama Psikologi apa buukkk?? hehehehe... ini baru mau kesana.. :)
Hubungannya sama rasa syukur & kesombongan apa buuukkk? Iyaaaa... Sabar dikit dong... Ini sambil gendong si kecil bobok... :)
Salam itu kan Doa, Dalam Doa kan ada Harapan Betul?
Tapi kan banyak orang gak tau artinya salam buuk? Betul.

Punya rekaman Surat Al-Fatihah? Misalkan diputar itu 10000x sehari. :) Bosan? Tidak mungkin!
Bandingkan! Putar rekaman lagu Favoritmu, yg melow itu.. :) Putar 10000x sehari! Muntah bosan pasti!

Seorang sahabat yg juga scientist pernah berkisah: Kalimat-kalimat di Al-Quran itu ada daya magisnya Biarpun gak paham tapi Otak terpengaruh
Di Ilmu Psikologi dikenal "Self-fulfilling prophecy". Wehh.. Ada hubungannya toh? Ada! Al-Quran itu sumber Ilmu yaa. :)
"Self-fulfilling prophecy" Apa itu?
Harapan positif atau negatif tentang keadaan, situasi atau seseorang. Hal ini mempengaruhi perilaku seseorang agar harapan itu terwujud.
Contoh nih, Bila sahabat anggap saya pelit. Sahabat akan memperlakukan sy seperti orang pelit. Sehingga bisa jadi sy Pelit betulan. hehe

Saya kembali ke SALAM tadi..
Saat mengucap salam kita BERHARAP orang lain selalu selalu bersama Allah sehingga keselamatan yg bersangkutan terjaga.
Orang yang BERHARAP orang lain mendapatkan "KESELAMATAN", pastilah orang yg sudah/ingin bersyukur atas keadaannya (yg selamat). #Psikologi
Orang yang BERHARAP orang lain mendapatkan "KESELAMATAN", pastilah menghargai orang lain seperti dia berharap utk dihargai (tdk sombong).
Jadi... Yuk kita menebar SALAM agar kita saling MENCINTAI. Belajar bersyukur & mengikis kesombongan.

Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Rr. Dwi Estiningsih, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Sumber : @estiningsihdwi

DO'A KEMENANGAN

Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook
Berdo'alah kepada Allah, pasti Allah mengabulkan
Yakinlah pasti Allah mengabulkan

Ya Allah, tunjukkanlah kami semua ke jalan-Mu yang lurus
Jalan orang- orang yang telah Engkau beri nikmat padanya
bukan jalan orang- orang yang di murka
dan bukan jalan orang-orang yang sesat
...
Demi Allah Ya Robbana..

Kami sadar di sore ini
masih banyak kewajiban yang kami lalaikan
masih banyak kewajiban yang kami lalaikan
masih banyak yang haram kami lakukan
itu kedholiman kami Ya Allah,disamping kedholiman2 kami yang sangat banyak
oleh karena itu maafkanlah kami
ampunilah kami,dan terimalah pertaubatan kami

di sore ini, kami bertaubat dari segala kesalahan, Ya Allah
bertaubat dan memohon ampun dari segala kedholiman kami, ya Allah
ampunilah kami.
...
Ya allah ya Tuhan kami
janganlah Engkau siksa kami
sekiranya kami lupa melakukan kesalahan atau dengan sengaja melakukan kesalahan
...
Ya Allah Ya Tuhan kami
janganlah Engkau siksa dan jangan Engkau biarkan dan Engkau hinakan kami
sebagaimana telah disiksa dan dihinakan orang - orang yang dzolim sebelum kami
...
Ya Allah ya Tuhan kami
janganlah Engkau bebani kami dengan masalah dengan ujian,
dengan musibah yang kami tidak dapat memikulnya
...
maafkanlah kami semua ya Allah,
ampunilah kami semua, ampunilah kami semua ya Allah
Engkau-lah Tuhan kami,Engkau-lah pelindung kami,
Engkau Yang Maha Mendengar do'a kami Ya Allah,
Tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir,
Tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir,
jangan sampai kami dikalahkan oleh mereka,
jangan sampai kami dihinakan oleh mereka,
jangan sampai kami mengikuti & meniru kehidupan orang-orang kafir
yang telah sesat & dan menyesatkan itu,
...
Ya Allah ampunilah semua dosa-dosa kami
dan ampunilah semua pelanggaran kami dalam semua urusan kami
Ya Allah, mantapkan pendirian kami, untuk terus beriman kepada- Mu
dan untuk terus beramal sholeh, dan untuk terus ber-Islam secara kaaffah
di semua aspek kehidupan kami, kuatkanlah pendirian kami
untuk terus berjuang dengan harta dan jiwa kami,
terutama dalam menghadapi pemilu ini 9 april ini Ya Allah,
Bantulah kami dan tetapkan jiwa kami, untuk terus berdakwah, beramal sholeh
amar ma'ruf nahi munkar Ya Allah,
...
dan tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir,
jangan sampai kami dikalahkan oleh mereka,
jangan sampai kami dihinakan oleh mereka,
jangan sampai kami, bangsa Indonesia dijajah kembali oleh mereka
setelah beratus-ratus tahun dijajah oleh mereka,
...
Ya Allah Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau palingkan hati kami, setelah kami mendapatkan petunjuk untuk beriman,
untuk ber-Islam secara total di seluruh aspek kehidupan kami,
Ya Allah, jangan Engkau bodohkan kami
setelah tahu kewajiban- kewajiban Islam,secara total termasuk aspek politik,
kehidupan secara keseluruhan Ya Allah,
...
Ya Allah Ya Tuhan kami,
jangan Engkau lemahkan semangat kami, untuk berjuang
menegakkan kalimat-Mu,Ya Allah
Dengan partai ini Partai Keadilan Sejahtera, Ya Allah Ya Robbal alamin
jangan Engkau lemahkan semangat kami, setelah nanti dan akan terus diberi semangat
oleh murobi- murobi kami dan ustadz- ustadz kami, Ya Allah Ya Robbal alamin.
...
Ya Allah Ya Tuhan kami,
Curahkan pada setiap kami dari sisi-Mu kasih sayang-Mu,
Berikan pada setiap kami dari sisi-Mu kekuatan, kesehatan, rizki yang luas
ilmu pengetahuan, kedamaian, pemimpin- pemimpin yang adil bagi kami Ya Allah,
dan wakil- wakil rakyat yang bersih dan peduli kepada umat ini Ya Allah,
curahkan pada setiap kami dari sisi-Mu, setiap apa yang kami butuhkan
untuk mulia di dunia dan di akherat,
Curahkan kepada kami semua, setiap apa yang kami butuhkan dan kami perlukan
untuk bisa mengabdi kepadamu Ya Allah, Ya Robbal alamin.
...
Ya Allah Engkau Maha Tahu,
bahwa hati orang- orang yang berkumpul, dan telah sholat di tempat ini,
telah berkumpul dalam mencintai-Mu,
dan telah berjumpa untuk selalu taat kepada-Mu,
dan telah berjanji untuk menegakkan syari'at-Mu,Ya Allah
Ya Allah, kuatkan ikatan hati kami, sehingga berbaris teratur rapi,
sehingga Engkau Ya Allah, mencintai kami,
Ya Allah, kekalkan kecintaan di antara kami,saling tolong menolong, bahu membahu,
untuk memenangkan pemilu 2014 ini Ya Allah Ya Robbal Alamin.
...
Ya Allah, tunjukanlah jalan perjuangan kami, dengan cahaya-Mu yang tidak pernah padam
dari Al Qur'anul Karim dan sunah Nabi-Mu Ya Allah,sebagaimana janji Nabi-Mu Ya Allah
sekiranya kami berpegang teguh kepada Al Qur'an dan Sunah Nabi,
tidak akan sesat selamanya, tidak akan kalah selamanya, oleh karena itu
terangilah jalan perjuangan kami dengan cahaya-Mu yang tidak pernah padam Ya Allah,
dan Ya Allah, lapangkanlah dada kami,dengan cahaya iman-Mu, dengan iman yang benar kepada-Mu,
dengan tawakal yang mantap hanya kepada-Mu Ya Allah,
kami sadar hidup ini ujian, banyak masalah, perlu keuangan perlu kesehatan,perlu kekuatan
Ya Allah lapangkan dada kami, sehingga tidak pernah mengeluh,
lapangkan dada kami, sehingga kami pernah menjadi penyejuk,
lapangkan dada kami, terus dalam perjuangan ini
sehingga memenangkan kalimat-Mu dan meninggikan kalimat-Mu
di bumi ini khususnya di Indonesia Ya Allah Ya Robbal alamin.
...
kalaulah mesti hidup Ya Allah,
hidupkan kami, dan seluruh bangsa ini dengan ma'rifah
dengan ilmu pengetahuan tentang-Mu Ya Allah
tentang syari'at-Mu Ya Allah,
tentang segala aturan-Mu Ya Allah,
dan berilah kekuatan untuk menegakkan syariat-Mu
sesuai dengan contoh Nabi-Mu Ya Allah,
...
dan kalaulah mesti mati Ya Allah, dan setiap kami sadar setiap kami akan mati,
kalaulah mesti mati, matikanlah dalam keadaan syahid,
matikanlah dalam keadaan syahid,
matikan kami dalam keadaan syahid,
matikan kami dalam keadaan syahid,
semua kami sadar, mati di jalan-Mu adalah mati yang terbaik,
cita-cita kami yang tertinggi Ya Allah Ya Robbal alamin.
...
Ya Allah, berikan kepada kami semua
di dunia ini segala kebaikan dunia, termasuk kekuasaan yang dijanjikan
oleh-Mu dalam surah AnNur : 55 Ya Allah,
berikan kepada kami semua
di dunia ini segala kebaikan dunia,
dan berikan juga nanti di akherat segala kebaikan akherat,
dan jauhkanlah kami dari segala sifat ahli neraka,
dan jauhkanlah kami dari segala sifat ahli neraka,
dan jauhkanlah kami dari segala cara hidupnya ahli neraka,
dan jauhkanlah kami dari segala cara berpolitiknya ahli neraka,
dan jauhkanlah kami semua dari neraka-Mu,
kami betul- betul takut dari neraka-Mu,
Amin Ya Robbal Alamin,
Ya Hayyu, Ya Qayyum,,,


Sumber : @nashirharist1
Oleh : Ust. Nashir Harist BLc
Sore hari saat langit merah saga...

Zionis Style

konspirasi apa yang sedang dimainkan..? Tokoh yang sangat ditutupi tiba-tiba dibuka selebar-lebarnya, Oke.. tokoh rahasia ini sudah tamat.. terlanjur terendus publik. Begitu juga pion-pion lainnya (tokoh-tokoh politik yang tersandung dan memiliki celah besar akan ikut tersandung) Habiss.. mereka sudah habis.. tapi permainan belum selesai. Sang konspirator sudah menyusun skenario baru. Sutradara yang sama, sponsor yang sama, kepentingan yang masih sama, dengan tokoh berbeda. bisa jadi pion-pion selanjutnya adalah tokoh politik yang paling anda kagumi. dan tamatnya peran "bunda putri" tidak berarti apa-apa buat mereka. mereka sudah menyiapkan bunda putri - bunda putri yang baru. Gaya dan alur permainannya "zionis style" banget.. :D
- See more at: http://mobile.seruu.com
Berbagai berita yang muncul di media, sering berkaitan dengan kejadian - kejadian sebelumnya.kutipan komentar diatas adalah komentar efektif yang cerdas. Tidak begitu saja mengikuti penggiringan opini dari pemilihan kata - kata sebuah berita, namun mampu membuat pemaknaan berbeda dari sebuah berita. Gaya dan alur permainan "zionis style" 

Berfikir cerdas menjadi kebutuhan pokok dalam mencermati berita - berita yang ada.

#Morsi , every day is always asked: how's al Aqsa today?

W hat makes we be so concerned about Egypt, Muhammad Mursi, but there is absolutely no "close relationship" between us and them?
I know about the name of the Muslim Brotherhood in the 1990s. As a teenager at the time, personal life and family was hit by the severe crisis. Full time trials, humans usually closer to God. When it is, the recitation tasawwuf an option. I could spend hours in the congregation tasawwuf, dhikr with his eyes closed and tears up sobbing with tears.
My current reading material is very diverse. We started tasawwuf, occult books to a book that I forget the name and how many pages. But my character is very, very remember: Zainab Al Ghazali. For some reason, oppressed figure instantly replace my idol who was still circling Tommy Page and Richard Marx (A Shoulder to Cry On; Right Here Waiting).
Tommy Page is cool and cool, Marx is why it feels so romantic man lost much prestige with Zainab Al Ghazali. Secretly, I so find out, who the hell Zainab Al Ghazali. And until recently, he was one of my idols female characters. Although, between me and Zainab al Ghazali no blood relationship existed, he did not know me, which he had provided assistance to me. Why do I love you?
Muslim BrotherhoodI did not discuss the issue of history. It was already known to many people. I also do not want to defend it tooth and nail, emotional, let alone a home burble. At first, I thought only a guise of political propaganda. In tasawwuf first, not the best man is the heart always remember God always and everywhere blessings dhikr to Him? The best, if not those who always melazimkan dhikr everywhere. At that time I felt to be the best man, because I could dhikr all day, good-natured and oral. When the mind, certainly not wrong. But when the study tasawwuf makes me one step (tasawwuf was not wrong).
I sag value. Ah, that's the will of God.I do not have money. Ah, is it God wants.I can not help people. Ah, then God will help him. Indeed, The silence makes me feel to be the best in the world. Moreover, I could dhikr all day long while. Seiirnig time, when collisions life unbearable. A brother trapped drug. A brother jobless, forced to become thugs. Promiscuity, so some close friends got pregnant. Fixed at the time I thought, "this is the will of God? Sinners, people worship is God's will. We just dhikr. "
However, a widowed mother who laments tears in front of me because her son back and forth in jail for drug charges, back and forth so criminals do not have a job because of strikes. "I've prayed, I've worked, I've tried ... but what is not one of the government so that drugs are available everywhere? What if my child is not one of the government can not find work? "It tertohok my heart to hear it. Ah, dhikr. Dhikr course, ma'am. Hopefully this will of God.
After a long time I was thinking, what I'm not apathetic ya? What I'm not a lazy person trying, learning, looking for money and always rely on: ah is the will of God. What I'm not the kind of person that cruel yes, because when people ask for help I say: you have not sustenance ya, I is not no money (because I do not want to work, do not want to learn / study, devotions busy day) ... but honestly, I kid intelgensi smart and clever work. I can work hard to have much money, and be able to help others.
Then, I began to recognize the movement of books. What is the Muslim Brotherhood? The concept that syumuliyah make teenage soul who asked so many things seemed to get a signal: drugs, government, poverty, God's will, the will of man, etc.. Slowly I began to wonder: Who is the Muslim Brotherhood? Then, years later I became an admirer of this movement.
Yes. Dabbling in politics is dirty. But are we willing to the whole range of officials, state officials, decision makers are immoral people? Was not supposed to be occupied by good people?
But politics is dirty. Yes. Then wait until they want to give it to us? Which logically may submit a mafia cartel business in an honest cop. Then, was amazed at the progress of the Muslim Brotherhood who started preaching social, educational, and penetrated the political sphere elegant ways.

 4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

"Mesir Menolak Kudeta!"


Sobat tweps, berikut ini petikan beberapa poin penting tulisan Mursyid 'Am Ikhwanul Muslimin,Dr. Muhammad Badie' ttg "Mesir Menolak Kudeta!"
1. Kudeta atas legitimasi yang dilakukan oleh Militer terjadi ketika rakyat Mesir sedang menikmati buah revolusi 25 januari #SaveEgypt
2.Kudeta Militer berdarah ini dilakukan untuk menjatuhkan presiden Mursi yg scr demokratis dan sah terpilih sbg presiden sipil pertama Mesir
3. Sejak puluhan tahun lamanya rakyat Mesir menanti presiden sipil yang telah memenangkan pilpres scr jurdil dan transparan #SaveEgypt
 4. Seluruh kekuatan dalam dan luar negeri bersatu untuk menghancurkan cita-cita revolusi rakyat. Dimana dari dalam negeri didukung oleh...
5. Oleh kekuatan dan sisa rezim Mubarak yang memiliki kekuatan dana dg menyewa preman dan penjahat utk melakukan aksi kekacauan dan chaos.
6. Selain itu juga peran media cetak, elektronik dan TV yang terus melancarkan kebohongan dan fitnah melawan Presiden Mursi
7. Peran pengamat dan pakar politik serta tokoh nasional yang selalu kalah dalam opininya dalam 5 kali pemilu, dan referendum...
8. Mereka semua bersekongkol dengan Dewan Kehakiman dan Mahkamah Konstitusi utk membubarkan lembaga negara (Majlis Shaab dan Shoura)...
9. mereka juga menolak upaya dialog yang dilakukan oleh Presiden Mursi, bahkan menolak utk berkontribusi kepada negara utk menduduki...
 10. Menduduki posisi sebagai menteri, gubernur, dsb dengan terus menyebarkan fitnah bahwa Presiden Mursi akan mendirikan negara Ikhwan!
11. Tokoh-tokoh politik itu meminjam tangan militer untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan Dr. Mursi yang sah dengan dalil...
12. ingin menegakkan negara sipil yang demokratis dan menolak sistem diktator dan hukum Militer. selain itu juga mereka bersekongkol dg..
13. Bersekongkol dengan pihak keamanan dan kepolisian serta preman utk melindungi aksi kudeta mereka dan menciptakan suasana chaos..
14. Peran Luar Negeri dalam mendukung Kudeta...#SaveEgypt #egyanticoup
15. Faktor dari Luar yang menciptakan kudeta adalah kebencian dan kedengkian barat tentang "proyek kebangkitan" yang diusung oleh Dr. Mursi
16. Barat dan kekuatan oposisi bersatu untuk menghancurkan "proyek demokrasi Islamy" dengan mengucurkan dana milyaran dolar...
17. Dunia barat terus melakukan tekanan kepada pimpinan militer utk melakukan kudeta dg syarat didukung oleh rakyat Mesir (Oposisi)....
18. Dengan cara melakukan chaos dan krisis BBM (Bahan Bakar Minyak)..hal ini dilakukan secara sistematis dan bagian dari konspirasi global
19. Konspirasi ini terbongkar setelah Dr Mina Makram Abid dalam sebuah konferensi di Amerika mengatakan bahwa ada sejumlah tokoh nasional...
20. Yang melakukan pertemuan tertutup di rumah al-Kafrawi dan berusaha menghubungi Panglima Militer as-Sisi utk mengumumkan agar militer...
21. Agar Militer turun tangan dan intervensi menyelesaikan politik dalam negeri. Dan hal ini dilakukan sebelum aksi demo oposisi...
22. Yang malam itu hanya menuntut dipercepat pemilu presiden. Namun ditangan as-Sisi kudeta itu dilakukan tdk hanya mencopot presiden Mursi,
23. Namun juga mencabut UU dan membubarkan Majlis Shoura (MPR) yang jelas-jelas dipilih oleh rakyat secara demokratis #SaveEgypt
24. Kesalahan terbesar para pendukung kudeta yang dipimpin oleh Amerika adalah mereka menyangka rakyat Mesir akan diam..
25. Dan yang melakukan aksi atas kudeta ini hanya segelintir orang yang dipimpin oleh IM dan FJP, bahkan hanya demo sehari dua hari selesai
26. Dan para pengkudeta itu akan terus melakukan fitnah "teroris" sehingga rakyat Mesir acuh dan tidak peduli dg kudeta ini!
27. Sekali-kali tidak! rakyat Mesir akan terus turun ke jalan dan melakukan aksi protes damai atas kediktatoran dan kudeta ini!
28. Mereka mengira bahwa rakyat Mesir akan terlena dengan bulan ramadhan dan aksi damai ini akan berhenti karenanya. Sekali-kali tidak!
29. Sudah satu bulan rakyat Mesir menolak kudeta berdarah ini! hampir tiap hari rakyat menggelar aksi damai di seluruh propinsi...
30. Dan gelombang penolakan kudeta itu semakin hari semakin besar..bahkan mereka menggunakan cara kekerasan utk mengusir demonstran..
31. Dengan membantai 100 demonstran syahid yg berada di depan kantor pengamanan presiden, dan menangkap 800 orang selepas shalat subuh..
32. Rakyat Mesir tidak akan takut KECUALI KEPADA ALLAH saja! bahkan ini adalah jalan satu-satunya untuk mencari syahid!
32. Bahkan setelah itu mereka melakukan aksi pembantaian kepada para wanita di Manshourah, Ramsis, Nahdhah dan bahkan ketika jumat Furqan...
33. Pihak polisi melakukan penyerangan dengan senjata api dan menewaskan 150 syahid dari sipil dan 4500 lainnya luka berat..
34. Seluruh kejadian ini akan terus meneguhkan perjuangan rakyat Mesir menolak aksi kudeta berdarah dan mengembalikan legitimasi rakyat
35. Rakyat Mesir mengajarkan kepada dunia dan para pendukung junta Militer bahwa udara kebebasan lebih berharga dari hidupnya...
36. Dan Mati Syahid di jalan adalah jalan utama menuju kebangkitan islam..Seruan ini tdk hny saya tujukan utk pemuda saja,namun utk semuanya
37. Untuk kalian yang merindukan syahid,,,wanita,,,anak-anak,,, dan kalian yang memiliki keimanan dan keberanian!
38. Dan mereka akan terus memberangus kalian, bagaikan lalat yang mengganggu kehidupan mereka para pengkudeta..dan darah ini mjd saksi!
39. Dan barangsiapa yang dengan sengaja menumpahkan darah kaum mukminin maka mereka akan dilaknat Allah di dunia dan di akhirat! #SaveEgypt
40. Seperti firman Allah Swt dalam surat an-Nisa: 93 "Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja,...
42. maka balasannya Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya"
43. Dan saya menyerukan kepada seluruh rakyat Mesir utk terus bertahan dan tsabat dalam mempertahankan agama, kebebasan dan izzahnya...
44. Seperti saya juga menyerukan kepada seluruh prajurit dan perwira dari militer dan polisi utk tidak menaati perintah pimpinannya..
45. Untuk membunuh para demonstran..karena tidak ada hak bagi kalian utk menaati pemimpin yang bermaksiat dan ingkar kepada tuhannya!
46. Perjuangan ini akan terus berjalan..aksi damai kita lebih kuat dari senjata para pengkudeta! sampai akhirnya dengan izin Allah..
47. Perjuangan ini akan dimenangkan oleh Allah SWT. Seperti yg difirmankan Allah dalam Surat Ali Imran: ayat 200..
48. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu).......
 49. Dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung...Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! #SaveEgypt #egyanticoup -END-
@MSyadid
 4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

SIKAP MENTAL PEMENANG....bukan #Pecundang !

 Abi Kayyis
1. IKHLAS BERJUANG KARENA ALLAH. Keikhlasan adalah bekal dan kekuatan
awal bagi seorang pemenang untuk berjuang dijalan Allah swt. Keikhlasan
berjuang hanya karena Allah swt demi mengharap ridho dan cinta-Nya serta
balasan surga-Nya membuat sang pejuang akan selalu memiliki energy
untuk bekerja maksimal mewujudkan impian dan tugas besar yang
diembannya. Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah mengatakan “keikhlasan akan
membuat amal yang berat terasa ringan, sebaliknya ketidak ikhlasan
membuat amal yang ringan terasa berat”. Milikilah keikhlasan, karena
keikhlasan adalah energy terbesar yang dimiliki manusia, yang iblis
laknatullah pun tidak sanggup menggoda dan menjatuhkan orang yang ikhlas
berjuang karena Allah swt. Keikhlasan membuat seorang pejuang dan
pemenang tidak peduli pada kritikan, pujian dan cacian orang lain,
karena ukuran sukses kerjanya adalah pujian dan ridha Allah swt,
Rasul-Nya dan Orang yang beriman, bukan dari manusia umumnya.

2. MEMILIKI VISI DAN CITA-CITA UNTUK MENANG. Seorang pemenang adalah
mereka yang bermimpi dan bertekad untuk menang. Tidak mungkin atau
sangat jarang seorang pemenang adalah orang yang tidak punya keinginan
dan cita-cita untuk menang. Karena jika begitu menangnya adalah
kebetulan bukan keinginan. Sebagaimana Rasulullah saw bercita-cita besar
untuk menaklukan Romawi dan Parsi. Ketika beliau memecahkan batu ketika
menggali parit di Perang Khandaq, beliau mengatakan kelak Romawi dan
Parsi akan kita taklukan. Ternyata cita-cita beliau itu terbukti dan
terwujud oleh beliau dan para sahabat ra. Imam Syahid Hasan al Banna pun
pernah mengatakan bahwa kenyataan hari ini adalah impian hari kemarin.
Semua penemuan besar dan prestasi dahsyat seperti ditemukannya pesawat,
mobil, computer, hand phone, senjata canggih, kekayaan besar, ataupun
prestasi spektakuler dari atlit kelas dunia dalam perlombaan dan
kompetisi olahraga, maka semuanya berawal dari impian dan cita-cita
mereka untuk meraih kemenangan dan kesuksesan. Maka beranilah untuk
bermimpi dan bercita-cita.

3. YAKIN DAN OPTIMIS BISA MENANG. Seorang pemenang adalah mereka yang
optimis dan yakin bahwa semua impian dan target yang ditetapkannya bisa
tercapai jika mereka terus berusaha dan berdoa dengan konsisten. Mereka
optimis pada kemampuannya. Terlebih dari itu mereka optimis pada
pertolongan Allah swt. Karena Allah swt berkata “siapa yang menolong
agama-Ku, maka Aku akan menolongnya”. Dalam Surat An nuur ayat 55 Allah
swt berjanji bahwa kelak orang-orang beriman akan dijadikan-Nya
pemimpin-pemimpin di muka bumi.

4. BERANI MENCOBA DAN BERANI GAGAL. Sikap mental pemenang berikutnya
adalah keberanian untuk mencoba dan berani untuk menghadapi kegagalan.
Bagi seorang pemenang kegagalan itu biasa. Tapi mereka tetap belajar
dari kegagalan. Karena kegagalan dapat mendewasakan kita dan mendidik
kita. Kegagalan juga guru terbaik untuk menunjukkan dimana letak
kekurangan kita. Kegagalan membuat mental kita harus lebih kuat dari
sebelumnya, karena pastilah setiap kegagalan menyebabkan terpukulnya
jiwa kita. sehingga untuk mengatasinya diperlukan jiwa yang kuat dan
tahan banting. Pepatah mengatakan “nahkoda yang tangguh tidak dilahirkan
di laut yang tenang, tapi dilaut yang berombak”. Sejarah Para pemenang
diseluruh dunia, adalah sejarah kegagalan yang mereka lalui dengan tetap
menjaga optimism sehingga akhirnya kegagalan itu gagal dalam
menggagalkan mereka. Contoh nyatanya adalah Rasulullah saw, dapat
dikatakan selama 13 tahun berdakwah di Mekkah, maka mayoritas dakwahnya
menemui kegagalan yaitu penolakan dan permusuhan dari orang yang
didakwahinya. Tapi hal itu tidak membuat nyali beliau ciut untuk terus
berdakwah. Sikap inilah yang akhirnya menyebabkan keberhasilan beliau
dalam berdakwah.

5. PANTANG MENYERAH. Sikap mental seorang pemenang berikutnya adalah
pantang menyerah dan selalu bangkit setiap kali terjatuh. Rasulullah saw
dan para sahabatnya adalah pribadi-pribadi yang pantang menyerah
sebelum sebelum selesainya pertandingan ataupun sesudah selesainya
pertandingan. Mereka berjiwa climbers yaitu berjiwa pendaki sejati yang
terus berjalan dan berjalan menuju puncak impian dan cita-citanya.
Mereka tidak hanya berhasil menaklukan madinah dan mekkah, tapi terus
merangsek ke seluruh jazirah arab, bahkan 1/3 penjuru dunia akhirnya
bisa dikuasai. Dalam perjalanannya mereka melalui kesulitan dan
tantangan. Mereka kekurangan pasukan dan perlengkapan. Kendala ini tidak
membuat mereka menyerah. Mereka bertarung sampai tetes darah
penghabisan. Tapi alih-alih kalah, justru mereka meraih kemenangan,
dengan modal sikap pantang menyerahnya tadi. Contohnya ketika
menghadapi pasukan Romawi yang bersenjata lengkap dengan 200 ribu
pasukan, sementara ummat islam hanya sekitar 20 ribu orang dengan
persenjataan tidak selengkap pasukan musuh. Tapi sikap mental pemenang
dan pantang menyerah membuat mereka tidak gentar dan takut, justru
semakin memicu nyalinya dan tertantang untuk mampu menaklukan musuh
dengan kekuatan sebesar itu.

6. SABAR MENGHADAPI KESULITAN. Kesabaran adalah modal dasar
dari para pemenang. Kesabaran membuat kualitas orang-orangnya melejit
10 kali lipat dibanding orang yang tidak sabar. Allah swt mengatakan
dalam Surat Al Anfaal ayat 66 “Sekarang Allah telah meringankan
kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika
ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat
mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang
(yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang,
dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. Pertarungan pastilah penuh dengan tantangan internal dan eksternal, maka hanya orang sabar yang dapat melewatinya.

7. SIAP BERKORBAN DAN MEMBAYAR HARGA KEMENANGAN. Perjuangan untuk
meraih kemenangan jelas menuntut pengorbanan dan harga yang mesti
dibayar diawal. Pepatah mengatakan “tidak ada makan siang yang gratis”.
Artinya tidak ada dalam hidup ini sesuatu yang kita peroleh tanpa sebab.
Hokum alam dan sunnatullah berlaku, jika kita ingin akibat maka kita
harus melakukan sebab. Maka pengorbanan dan kerja keras adalah sebab
yang akan melahirkan kemenangan. Ada harga yang mesti kita bayar dulu
diawal sebelum cita-cita dan keinginan kita raih. Allah swt berfirman,
jika kita ingin mendapatkan Surga dan dibebaskan dari azab yang pedih,
maka kita harus mau berkorban dengan harta dan jiwa kita di jalan Allah.
(Surat Ash Shaf : 10 – 11). Bunker Hunt seorang milyarder mengatakan “Sukses
itu sederhana saja. Pertama, putuskanlah apa yang anda inginkan secara
spesifik. Kedua, putuskanlah anda bersedia membayar harganya untuk
menjadikan itu terjadi”. Kehidupan bisa juga menjadi contoh bagi
untuk menjadi pemenang maka diperlukan pengorbanan dan harga yang mesti
dibayar. Sebuah yang tajam dan indah, berawal dari sebuah balok besi
yang tidak begitu berharga. Tapi ketika besi itu dibakar, dipukul
berkali-kali, direndam diair, dibakar lagi dan lagi, kemudian diasah,
yang seandainya besi itu bernyawa maka dia akan berteriak kesakitan
dengan penyiksaan itu. Tapi setelah semua pekerjaan itu selesai, yang
tertinggal adalah sebilah pedang yang tajam dan indah yang harganya jauh
lebih mahal dan jauh lebih berharga dari potongan besi tadi. Artinya
jika kita ingin lebih tajam dan lebih kuat, kita harus siap menderita
untuk meraihnya. Imam Ibnul Qayyim mengatakan “orang-orang pintar
disetiap ummat sepakat bahwa kenikmatan itu tidak bisa didapat dengan
kenikmatan pula. Siapa yang mementingkan kesenangan ia akan kehilangan
kesenangan. Siapa yang berani menentang badai dan menghadapi rintangan,
ia akan memperoleh kegembiraan dan kenikmatan”

8. BANYAK BEKERJA, SEDIKIT BICARA. Seorang pecundang itu adalah yang
menginginkan kemenangan dan hanya menginginkannya, sedang seorang
pemenang adalah yang menginginkan kemenangan dan melakukannya. Albert
Einstein mengatakan 1 ons aksi lebih berharga dari 1 ton teori. Yang
mengantarkan seseorang pada kesuksesan bukanlah ilmu. Karena betapa
banyak orang berilmu seperti Profesor dan Doktor tapi hidupnya
biasa-biasa saja. Yang mengantarkan seseorang pada kesuksesan adalah
Ilmu yang diterapkan. Einstein, Ilmuwan terbesar abad ini, mengatakan
bahwa “kejeniusan saya 1 % nya adalah kecerdasan dan 99 % nya adalah
kerja keras,”. Artinya Einstein mengatakan semua prestasi dan karya yang
dihasilkannya bersumber dari kerja keras dan tindakan yang
dilakukannya. Inilah The Power of Action. Contohnya kenapa orang bisa
tenggelam? Semua kita umumnya menjawab karena tidak bisa berenang. Tapi
kalau kita lakukan percobaan dengan berendam seluruh tubuh kita di bak
mandi yang airnya hanya setinggi 30 cm selama 30 menit apa yang terjadi?
Ya kita juga akan mati dan tenggelam. Jadi orang tenggelam dan mati
bukan karena tidak bisa berenang, tapi karena tidak bergerak.

9. TIDAK MENCARI ALASAN. Seorang yang memiliki mental pemenang tidak
suka mencari-cari alasan, untuk tidak melakukan apa yang harus
dilakukannya. Alasannya hanya satu, yaitu alasan untuk melakukan, bukan
alasan untuk tidak melakukan. Kalau kita perhatikan kebanyakan orang
gagal adalah mereka yang selalu banyak alasan untuk tidak berbuat
apa-apa dan menjadi siapa-siapa. Mereka berdalih dengan kesehatan yang
buruk, ekonomi yang krisis, orang tua yang miskin, pendidikan yang
rendah, fisik yang lemah, keberuntungan yang kurang, dana yang sedikit,
jumlah yang kurang dan berbagai macam alasan lainnya untuk menjadi
pembenaran atas ketidak siapan dan ketidak mauan untuk bertindak dan
bertarung. Sedangkan seorang pemenang justru tidak mencari alasan apapun
yang melemahkan atau menyebabkan dia tidak mau bekerja. Mereka
menepiskan semua kekurangan dan kelemahan yang mungkin menjadi alasan
bagi mereka untuk tidak melakukan apa-apa atau merasa pesimis sebelum
bertarung.

10. BERTANGGUNG JAWAB.Tidak hanya menepiskan semua alasan untuk
lemah, para pemenang adalah yang bertanggung jawab terhadap
kehidupannya. Mereka yakin dengan Firman Allah swt “bahwa tidak akan
terwujud perubahan kalau bukan dia yang akan merubahnya”. Pepatah
mengatakan “kita tidak bisa merubah keadaan tapi kita bisa mengubah
sikap kita menghadapi keadaan” atau kita tidak bisa mengubah arah angin,
tapi kita bisa mengubah arah sayap pesawat kita”. orang yang
bertanggung jawab tidak menyalahkan atau mengkambing hitamkan orang
lain, tapi mereka bertanggung jawab terhadap semua hasil yang
diperolehnya. Sikap ini membuat mereka selalu berusaha berbuat yang
terbaik agar tidak mengalami kegagalan. Kehidupan ini adalah kumpulan
keputusan yang mesti diambil dengan bertanggung jawab. Sehingga mereka
selalu mengambil keputusan terbaik dalam hidupnya untuk bertindak yang
terbaik.

11. TEGUH PENDIRIAN (Istiqamah). Sikap mental seorang pemenang
berikutnya adalah sikap teguh pendirian atau istiqamah. Allah swt
menjanjikan kemenangan dan surga bagi orang yang meneguhkan pendirian
mereka. ““Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian
mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan,
“Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah
mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah
pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; (QS 41:30-32). Secara bahasa Istiqamah adalah anonim dari thughyan
(penyimpangan atau melampaui batas). Ia bisa berarti berdiri tegak di
suatu tempat tanpa pernah bergeser, karena akar kata istiqamah dari kata
“qaama” yang berarti berdiri. Maka secara etimologi, istiqamah berarti tegak lurus. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen.

12. TAWAKKAL. Allah swt berfirman dalam Surat Ath Thalaq ayat 3 “
barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Dia akan mencukupkan
kebutuhannya”. Tawakkal artinya berserah diri kepada Allah swt setelah
berusaha. Allah swt menyuruh kita untuk tawakal setelah bertekad kuat
dan berusaha “ Setelah berazzam maka bertawakallah kepada Allah”. Sikap
tawakal akan mendatangan pertolongan Allah swt kepada kita, karena
memang Dia-lah Pemilik Segala kekuatan, Penentu segala Kemenangan, Yang
Maha Kuasa dan Maha Perkasa, yang bisa mengubah apa yang tidak mungkin
menjadi mungkin cukup hanya dengan satu kata “kun” maka “fayaku”
terjadilah dia. Sikap mental tawakkal juga menjadi tameng mental,
sehingga kita tidak menjadi gelisah dan cemas menghadapi saat
pertarungan ataupun menjadi depresi dan frustasi menghadapi kegagalan,
karena kita sudah pasrah atas kehendak-Nya.

http://www.pkspiyungan.org/2013/06/anis-matta-buka-bukaan-tantangan-pimpin.html

Sujud = jawaban atas #gundah hati

Sujud = Meletakkan kening di atas tanah, artinya kita sepenuhnya hamba Allah, kecil, tak punya apa-apa.

Perbanyak pinta pada-Nya dalam kehinaan

Temukan kedamaian saat sujud. Damai karena itu titik terdekat kita dengan Allah ... Dialoglah dengan NYA karena kita

sedang dekat dengan NYA

Rasakan hening yang membuat rindu saat sujud. Sebab jiwa memerlukan hening untuk merasakan kedekatan dengan yang MAHA

PENCIPTA langit dan bumi

Raih jawaban atas gundahmu saat sujud. Sebab di situlah segala resah hilang karena KEBESARAN dan KEAGUNGAN

NYA
M. Lili Nur Aulia

@LiliNurAulia
4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

Do'a Ketetapan Hati...


اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا
وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنْ
الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا
بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ
الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى
مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلْ
الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا
مَنْ لَا يَرْحَمُنَا
Ya Allah, jadikanlah untuk kami
bagian dari rasa takut kepadaMu yang dapat menghalangi kami dari perbuatan
maksiat (kepadaMu).”
“Jadikanlah untuk
kami bagian dari ketaatan kepadaMu yang dapat menyampaikan kami kepada surgaMu.”
“Jadikanlah untuk kami bagian
dari rasa keyakinan yang dengannya Engkau meringankan kami dalam menghadapi
musibah dunia.”
“Ya Allah, berilah kenikmatan kepada kami
pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama Engkau menghidupkan kami,
jadikanlah ia tetap ada pada kami,”
“Jadikanlah pembalasan kami kepada orang
yang mendzalimi kami,”
“Janganlah Engkau jadikan musibah (yang
menimpa) kami mempengaruhi agama kami,”
“Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai
tujuan terbesar dan puncak ilmu kami,”
“Dan janganlah Engkau jadikan orang yang
tidak menyayangi kami (orang kafir dan orang dzalim) sebagai orang yang
menguasai kami.”
4.5
 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

KPK terperangah aset mobil2 dinas PKS senilai 21M?


Harta kami yang sesungguhnya adalah hati, akal dan lisan kami... Yang dulu bergerak leluasa di atas kaki-kaki bersepatu seadanya.
Menghampiri manusia di manapun mereka untuk ikuti kebenaran Ilahi dan bangun hidup dalam kebaikan. Hanya hati, akal dan lisan kami!
Kalian bisa ambil semua rumah, kantor, mobil dan meja kami. Tapi sekali-kali kalian tak akan bisa rampas hati, akal dan lisan kami.
Kalian pun bisa penjarakan siapapun yang kalian kehendaki dari kami. Tapi sekali-kali tak bisa kalian jamah hati, akal & lisan kami


  • KPK terperangah aset mobil2 dinas PKS senilai 21M? Hmm.. Pintu masuk bagus untuk mengenal PKS.


  • Info tambahan, PKS juga punya kantor milik sendiri di beberapa provinsi dan kabupaten/kota. Jika dinilai tentu total lebih dari 21M


  • Untuk operasional, PKS juga memberi tunjangan finansial bagi sejumlah pengurus yang full-time, baik DPP, DPW dan DPD.


  • Biaya operasional bulanan DPP misalnya 1 sd 1.5 M per-bulan, membiayai seluruh Bidang, Badan dan Departemen-2 serta rumah-tangga.


  • Untuk ukuran DPD di kabupaten/kota, biaya operasional bulanan mereka antara 50 sd 100 juta. Sementara untuk DPW sekitar 100 sd 200 juta.


  • Jadi untuk hitung biaya operasional total bulanan, jumlahkan saja DPP + 33 DPW + hampir 500 DPD. Pastinya sangat besar.


  • Sblm muncul sbg parpol pd 1999, PKS adalah gerakan dakwah yang juga terorganisir. Punya aset kantor, kendaraan dan biaya operasional.


  • Seingat saya sblm 1999, aset gerakan ini tidak kurang dari 5 kantor & 20-mobil serta sejumlah sepeda motor. Atas nama perorangan.


  • Semua aset gerakan dakwah sblm 1999 berasal dari infak dan wakaf banyak pihak yang terlibat, mendukung dan simpati dengan dakwah.


  • Sekarang dari mana sumber dana utama PKS untuk biayai kegiatan2nya? Pertama infak rutin kader tiap pekan. Biasanya dihimpun saat pengajian.


  • Kami pun biasa menghimpun dana solidaritas bagi dunia Islam dan bantuan kemanusiaan dengan berbagai acara keumatan.


  • Tiap pekan per-group pengajian bisa himpun Rp 50-100 ribu. Kami saat ini punya lebih dari 200 ribu group bernama halaqah tarbawiyah.


  • Kedua, infak wajib bulanan anggota inti. Liputi iuran wajib & zakat penghasilan. Sbg contoh infak wajib bulanan saya 1.5 sd 2 juta.


  • Besaran infak wajib bulanan berbeda tiap anggota, sesuai besaran penghasilannya. Sekarang ada 600 ribuan anggota inti.


  • Ketiga, zakat tahunan. Berupa zakat maal, zakat fitrah, infak dan shadaqah anggota. Biasanya dihimpun selama ramadhan.


  • Lembaga2 amil zakat yang dikelola kader PKS jg himpun zakat, infak & shadaqah dari masy untuk didistribusikan ke masy fakir-miskin.


  • Dari zakat maal tahunan anggota tsb terhimpun cukup besar. Untuk membantu anggota yang fuqara&masakin dan ununtuk program2 kemanusiaan.


  • Keempat, infak bulanan pejabat publik baik di legislatif maupun eksekutif. Anggota FPKS DPR tiap bulan bayar infak 20 juta ke DPP.


  • Ada 57 anggota di DPR, 200-an anggota DPRD Prov dan 2000-an anggota DPRD Kab/Kota. Besaran infak bulanannya berbeda2.


  • Sebagai contoh aleg DPRD kota/kab cirebon, infak bulanan sbg pejabat publik ke DPD sebesar Rp 3 juta. Jika ditotal pasti besar.


  • Kelima, ta'awun maali atau partisipasi pendanaan. Biasanya dilakukan jika ada kegiatan tertentu, musibah yang dialami anggota, dll.


  • Ta'awun maali bersifat sukarela termasuk jumlahnya. Bisa juga dilakukan dlm benuntuk pinjaman lunak.


  • Sbg contoh di cirebon ada kader dokter pinjamkan dana 500 juta untuk bantu bangun kantor DPD. Tanpa bunga.


  • Kelima, kerjasama program. Kader2 PKS banyak yang kelola lembaga pendidikan, sosial, dakwah & bisnis. Mrk lakukan kerjasama program.


  • Misal BPR syariah milik kader kerjasama program dengan Bidang Ekonomi di PKS. Lembaga pendidikan dengan Departemen Pelajar di PKS, dst.


  • Keenam, dana bantuan keuangan parpol dari pemerintah setiap tahun berdasarkan perolehan suara pemilu. Lumayan besar-lah jumlahnya.


  • Ketujuh, hibah aset bergerak dari dermawan. Ada yang bantu motor, mobil, komputer, dll. Ununtuk kendaraan biasanya pakai nama pribadi.


  • Kedelapan, penyertaan modal ununtuk usaha/bisnis yang dikelola secara profesional oleh perorangan/perusahaan yang dilakukan bendahara.


  • Ini dilakukan krn UU mengatur parpol tdk boleh memiliki lembaga usaha/bisnis.


  • Itu sumber dan cara PKS menghimpun dana untuk biayai program-kegiatan yang putarannya harian dan sediakan fasilitas kerjanya.


  • Silakan Anda kunjungi kantor2 PKS di DPP, DPW, DPD, DPC dan DPRa. Perhatikan kesibukan kegiatan mereka yang tak henti siang-malam.


  • Ada satu lagi, yang kami sebut "da'mu dzati" atau pendanaan mandiri. Yaitu aktivitas yang diikuti dan didanai mandiri oleh kader.


  • Misalnya bulan ini sejumlah DPD adakan camping-ground/mukhayyam. Tiap anggota keluarkan Rp 200 ribuan ununtuk jadi peserta.


  • Atau rakor PIP PKS di Istanbul lalu. Semua perwakilan yang datang atas biaya sendiri.


  • Jadi ketika KPK terperangah melihat mobil2 PKS, saya maklum. Krn mereka belum mengenal kami.


  • Setiap Departemen, Bidang dan Badan di DPP PKS memang difasilitasi mobil operasional. Trmsk untuk Pres, Sekjen & Bendahara.


  • Ketika melihat petugas KPK geledah ruang kantor DPP PKS untuk lacak asal-muasal keuangan partai, hati saya sangat galau.


  • "Jika saja petugas2 itu tahu lembaran2 lusuh uang infak kader-2 kami yang mereka berikan dengan ikhlas tiap pekan, bulan & ramadhan.."


  • Bukankah awalnya anda sdg selidiki uang 1 M di tangan AF yang diduga akan diberikan ke LHI ? Uang yang blm pernah sampai ke LHI itu ?


  • Lalu sekarang anda usut kantor, mobil dan ruang2 kerja kami -- lalu diikuti premis "jika partai terlibat maka...".


  • Saudaraku.. Saya tahu ada yang ingin PKS bubar dengan delik korupsi-korporasi & bahkan target si A si B si C harus "masuk" sblm lebaran.


  • Saya pun kenal sejumlah orang di sekeliling Anda yang nyata tak suka kepada kami. Baik alasan politis maupun ideologis.


  • Anda bisa lakukan apa saja sesuai tafsir kewenangan dan hukum yang hanya Anda di atasnya. Berakrobat pun mampu Anda lakukan.


  • Sekali kami berupaya mengingatkan kesalahan kecil Anda. Toh kita manusia yang bisa lupa dan keliru? Tapi Anda sebut kami "melawan".


  • Meski akhirnya kami senang krn Anda perbaiki kekeliruan itu. Tp Anda mmg tak ingin merasa "kalah". Anda ingin tetap dilihat hebat.


  • Kali ini Anda datang dengan surat lengkap. Tapi baru kali ini pula Anda dikawal puluhan polisi bersenjata.


  • Saudaraku.. Kenalkan, kami ini gerakan dakwah. Partai hanyalah instrumen saat kami harus juga berjuang secara politik.


  • Harta kami yang sesungguhnya adalah hati, akal dan lisan kami... Yang dulu bergerak leluasa di atas kaki-kaki bersepatu seadanya.


  • Menghampiri manusia di manapun mereka untuk ikuti kebenaran Ilahi dan bangun hidup dalam kebaikan. Hanya hati, akal dan lisan kami!


  • Kalian bisa ambil semua rumah, kantor, mobil dan meja kami. Tapi sekali-kali kalian tak akan bisa rampas hati, akal dan lisan kami.


  • Kalian pun bisa penjarakan siapapun yang kalian kehendaki dari kami. Tapi sekali-kali tak bisa kalian jamah hati, akal & lisan kami


  • Kami akan kagum dan hormat kepada Anda ketika anda berani krn kejujuran. Tegas krn kebenaran.


  • Tapi nurani kami yang kami hidupkan di tengah malam sunyi selalu mengatakan sebaliknya. Ada awan gelap menyelimuti kalian.


  • Tapi kami harus katakan bahwa yang Anda lakukan adalah sunnah dalam jalan dakwah kami. Suatu yang akan selalu terjadi.


  • Sunnah itu akan memperbaiki dan memperkuat jalan dan barisan dakwah kami. Saat kalian sudah hampa wewenang dan kuasa.


  • Meski kalian sakiti kami, namun kami akan tetap mendoakan kalian. Masih panjang perjalanan dan waktu di depan.


  • Kami harus terus berdoa ununtuk kalian. Karena rakyat negeri ini masih menaruh harapan baik kepada Anda. Kami pun begitu.


  • Doa malamku: "Ya Allah Engkau Maha Tahu bahwa hati-hati kami tlah berhimpun atas dasar cinta kepada-MU...


  • "Bersama bangun kebaikan dalam ketaatan kepada-MU. Dan bersatupadu dalam jalan dakwah-MU. Serta berjanji menyebarluaskan syariatmu."


  • "Maka eratkanlah Ya Allah ikatan hati di antara kami. Langgengkan persaudaraannya. Dan tunjuki jalan dakwah kami.."


  • "Dan terangilah jalan kami dengan cahaya-MU yang tak pernah pudar & padam. Lapang dan tentramkan hati kami dengan keutamaan iman kpd-Mu.."


  • "Perindahlah tawakal kami kepada-MU. Hidupkan senantiasa kami dalam ma'rifat kpd-MU. Dan wafatkan kami dalam syahid di jalan-MU.."


  • "Sesungguhnya Engkau-lah tempat perlindungan dan pertolongan bagi kami.. Dan segala puji bagi-MU ya Rabb.."

  • http://www.pkspiyungan.org/2013/05/dana-pks-dari-mana-by-mahfudzsiddiq.html
    4.5
    Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

    Sungguh hari yang dijanjikan-Nya telah datang …

    Farid Nu'man Hasan

    Ayyahul ikhwah.…

    Apa yang kalian rasakan hari-hari belakangan ini? Pada diri kalian dan juga dakwah yang kalian bangun? Jangan katakan ini hal biasa, sebab dakwah adalah pekerjaan luar biasa, dan para du’at juga merupakan golongan manusia luar biasa, maka guncangannya pun juga bukan hal yang biasa-biasa saja! Untuk apa? Surga! Karena surga itu mahal dan sangat indah! Maka, medan yang mesti kalian tempuh, halang rintang yang menghadang, serta musuh yang mesti kalian kalahkan, juga bukan yang biasa-biasa saja; mereka begitu banyak, ganas, buas, kuat, dan tidak pernah lelah. Namun, setelah itu justru pertolongan Allah Jalla wa ‘Ala begitu dekat. Semua tipu daya mereka dan kekuatannya bukanlah apa-apa bagi Allah yang Maha Gagah dan Maha Perkasa (Qawwiyun ‘Aziz).
    Sungguh, kalian bukan orang pertama yang merasakannya … maka tersenyumlah dan berbahagialah, sebab kumpulan orang-orang mulia dan besar telah menanti kalian untuk bersatu dalam barisan mereka. Bukankah ini sebuah kemuliaan bagi kalian?
    Perhatikanlah ketika Rabb kalian telah menceritakan ………
    أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
    Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat. (Al-Baqarah: 214)
    Ayyulah ikhwah….!
    Sungguh hari yang dijanjikan-Nya telah datang …, hari di mana kalian sendiri dan sedikit manusia yang mau mengerti kalian dan menjadi pembela kalian. Sungguh Islam yang kalian bawa membuat kalian menjadi ghurabaa (orang asing, yang tersisihkan) , bahkan di hadapan umat sendiri. Di segala arah dan penjuru, berbagai entitas dan kekuatan tengah menghadang laju, dan melumpuhkan gerak kalian. Segenap bentuk fitnah, dusta, kebencian, dendam, dan amarah bersekutu menjadi satu, dengan tujuan yang sama; lenyapnya kalian.
    Namun percayalah, kalian tidak akan lenyap dengan izin Allah, justru peristiwa itu menambah iman dan ketundukan kalian kepada Allah Jalla wa ‘Ala.
    Bacalah firman-Nya ini:
    وَلَمَّا رَأَى الْمُؤْمِنُونَ الْأَحْزَابَ قَالُوا هَذَا مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَصَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَمَا زَادَهُمْ إِلَّا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا
    Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”. dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan. (Al-Ahzab: 22)
    Ayyulah ikhwah…
    Inilah zaman itu .., inilah masanya … zaman dan masa di mana yang dusta dipercaya, yang benar didustakan, pengkhianat diberi amanah, dan yang amanah malah dikhianati.
    Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda:
    سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
    “Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kedustaan, saat itu pendusta dipercaya, sedangkan orang benar justru didustakan, pengkhianat diberikan amanah, orang yang amanah justru dikhianati, dan saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya: “Apakah Ruwaibidhah itu?” Beliau bersabda: “Seorang laki-laki yang bodoh namun dia membicarakan urusan orang banyak.” (HR. Ibnu Majah No. 4036, Ahmad No. 7912, Al-Bazzar No. 2740 , Ath-Thabarani dalam Musnad Asy-Syamiyyin No. 47, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak ‘Alash Shahihain No. 8439, dengan lafaz: “Ar Rajulut Taafih yatakallamu fi Amril ‘aammah – Seorang laki-laki bodoh yang membicarakan urusan orang banyak.” Imam Al-Hakim mengatakan: “Isnadnya shahih tapi Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya.” Imam Adz-Dzahabi juga menshahihkan dalam At-Talkhis-nya)
    Inilah zaman itu … zaman di mana manusia selalu membicarakan dan menyampaikan apa yang didengarnya, tak peduli benar atau salah, fakta atau dusta, … dan perilaku itu cukuplah disebut sebagai pendusta. Dengarkanlah nasihat dari lisan yang paling mulia …

    كفى بالمرء كذبا أن يحدث بكل ما سمع
    Cukuplah seseorang disebut berdusta jika selalu menceritakan apa-apa yang didengarkannya. (HR. Muslim No. 5)
    Duh .. media dan wartawan, pernahkah engkau membaca hadits ini?
    Wahai ikhwah…
    Apa yang kalian sedihkan? Apa yang kalian keluhkan terhadap mereka? Jika kalian tidak memiliki media, TV, koran, majalah, dan berita online, untuk melawan gelombang kekejian ahlul fitnah, maka kalian masih memiliki iman untuk bisa membedakan mana kebohongan dan mana kejujuran, mana kebenaran dan mana kebatilan. Kalian masih memiliki ukhuwah yang menjadi benteng kokoh untuk menghadang mereka. Kalian masih memiliki banyak ladang amal shalih untuk menggapai khairun naas anfa’hum lin naas….
    Katakan kepada mereka, “Turunkan semua media yang kalian punya, panggilah investor-investor kalian, dan gelontorkan semua dana yang kalian miliki untuk tujuan kalian itu ……….., tetapi itu semua kecil dan bukan apa-apa bagi kami -Insya Allah, sebab kami terbiasa berjuang dalam keadaan sudah dan kekurangan, walaupun untuk menghadapi lawan dan pendengki yang lebih besar dari kalian …, sebab kami selalu bersandar kepada Allah Yang Maha Besar!”

    Ikhwah … hari ini, kalian begitu berharga ….
    Di saat kalian tidur, makan, shalat, tilawah, menghadiri halaqah-halaqah tarbawiyah dan ta’limiyah dan sebagainya … justru mereka sibuk mencari-cari kesalahan kalian, mereka lelah, sakit, takut, dan sempit dada, karena menghabiskan waktu dengan tujuan menjatuhkan kalian … perhatian mereka yang begitu besar untuk melukai kalian adalah bukti betapa besar perhatian mereka terhadap kalian. Bukankah ini juga sebuah kemuliaan? Kalian begitu berharga bagi mereka sehingga mereka tidak mau kehilangan momen untuk menjatuhkan kalian, dari dekat atau jauh. Kalian sakit dan lelah? Mereka juga merasakannya! Maka, jangan lemah ketika menghadapi mereka, karena kalian masih mending sebab masih ada Allah Taala menjadi tumpuan harapan ….
    Allah Taala menasihati kita semua …
    وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
    Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap kepada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An-Nisa: 104).
    Maka, tetaplah beriman bukan bermain … teruslah belajar bukan menghajar …. teruslah bekerja untuk manusia walau dikerjain orang lain … jadilah seperti pohon, walau manusia menimpukinya dengan batu tapi pohon tersebut membalas mereka dengan buah-buahan segar .. Jadikanlah Allah Ta’ala sebagai tempat berbagi kalian, sebelum selain-Nya …

    Wallahu A’lam wa Lillahil ‘Izzah wa lirasulihi wal mu’minin


    *Sumber: dakwatuna
    http://www.pkspiyungan.org/2013/05/ikhwah-hari-ini-kalian-begitu-berharga.html 4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

    Ingatlah kematian

    KALA bocah, saya suka berdebat bab kiamat. Saya ngotot lolos dari maut,
    ngumpet tak bisa ditemukan siapa pun, termasuk Tuhan. Kendati teman sebaya
    mengatakan, jika langit runtuh dan bumi dijungkirbalikkan, kita tak bisa
    lolos dari maut, saya tak peduli. Pokoknya, aku tak mau mati! Titik!

    Engkel-engkelan itu pun tak habis. Maklum, bocah di bawah 10 tahun.
    Pemahaman soal kiamat baru jelas setelah akil balig. Bahwa kematian itu
    kiamat, barang siapa mati berarti kiamatnya telah tiba. Amal baik dan buruk
    ditimbang untuk dicemplungkan ke neraka atau surga.

    Toh, perilaku saya untuk berdusta atau bohong --kecil-kecilan, sih-- tetap
    terpelihara. Perut masih menelan barang haram. Otak pun masih suka ngeres.
    Ibadah nomor sekian, cari kenikmatan nomor satu. ''Kematian itu masih
    jauh,'' itu pikiran saya.

    Orang dewasa pun bila diingatkan kematiannya ada yang melengos atau
    melupakannya. Saat ke kubur, umpamanya, mereka mengira selamanya hanya akan
    menyaksikan penguburan orang lain, dan tak pernah terpikir bahwa suatu
    ketika mereka sendiri diusung dalam keranda.

    Sikap lalai itu mungkin akibat kurangnya perenungan pada maut. Tampaknya,
    tanda-tanda keuzuran berupa rambut putih, mata rabun, dan kulit keriput
    belum menyentuh. Juga iklan-iklan kematian di koran cuma sebagai obat
    ''puas'': ''Ah, umur saya sudah dilebihkan ketimbang mereka.''

    Sebenarnya, menguak misteri kematian bukan cermin selera rendah, melainkan
    merupakan prestasi keagamaan. Sejak 2.000 tahun sebelum Masehi, melewati
    masa Dante, Donne hingga Milton, perenungan yang terus-menerus atas kefanaan
    manusia dan kemungkinan bertahan hidup telah menghadirkan tema kesusastraan
    yang tak kunjung habis, dan indah.

    Mengingat kematian itulah yang, Kamis malam pekan lalu, jadi tema pengajian
    di Bintaro, Tangerang, Banten. Waktu itu, tuan rumah yang kiai mengisahkan
    sebuah pemakaman yang diikutinya di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, April
    silam. Deretan mobil pelayat menandakan bahwa almarhum bukan rakyat kecil.

    Saat jenazah diturunkan ke liang lahat, kakinya nyantol tak bisa masuk. Mata
    orang pun terpana. Terpaksa, tanah kubur digali lebih panjang. ''Kocrok!
    Kocrok!'' Mayat kembali diturunkan. Lho, kok, masih nyantol. Digali lagi.
    Hasilnya sama saja. Para pelayat mulai bisik-bisik tentang almarhum.

    Penggali kubur judek. ''Pak, ukuran jenazah 165 sentimeter. Kubur yang kami
    gali panjangnya 260 sentimeter, kok tidak masuk. Liang lahat tak mungkin
    digali lagi, karena sudah mentok dengan nisan sebelah,'' ujar penggali
    kubur. Masya Allah!

    Pihak keluarga lantas meminta kiai itu mendoakan almarhum. Dia pura-pura
    mbudek, karena hati kecilnya menolak. Ia ingat firman Allah bahwa bumi-Nya
    tak akan menerima jenazah orang-orang yang tak diridhai. ''Bapak diminta
    untuk ke depan,'' kata seseorang mencolek sang kiai.

    Apa boleh buat, dia pun berdoa. Di tangannya tergenggam segelas air putih.
    Benar saja. Begitu air usai didoai, lalu disiramkan, dan jenazah diturunkan,
    kaki almarhum tetap mengganjal pada ujung tanah kubur. Tidak bisa masuk!

    Tak ada jalan lain kecuali dipatahkan. ''Mohon jangan dilakukan dulu, saya
    mau menjauh,'' ujar kiai itu. Ternyata, walau sudah menjauh, kala kaki itu
    dipatahkan, suaranya cukup menyentakkan. Prak! Semua orang terdiam, larut
    dalam pikiran masing-masing.

    Begitu prosesi dilanjutkan --antara lain diazani dan diqamati-- deretan
    mobil pengiring sudah lenyap. Pelayat telah sepi. ''Yang tersisa hanya lima
    mobil dan pihak keluarga,'' kata kiai itu. Perjalanan hidup manusia hingga
    ke liang kubur tersebut tak urung membuatnya berkaca-kaca.

    ''Sesungguhnya kuburan adalah tahap pertama akhirat. Jika penghuninya
    selamat darinya, maka yang datang sesudahnya akan lebih mudah, tapi jika dia
    tidak selamat darinya, maka yang datang sesudahnya akan lebih sukar,''
    begitu Rasulullah SAW pernah bersabda.

    Artinya, memahami kematian bisa jadi cermin hidup dan mempertebal iman.
    Pernah, setahun lalu, seseorang yang menghadiri pemakaman keluarga di
    Wonogiri, Jawa Tengah, juga mengisahkan ketrenyuhan serupa. Makam itu berada
    di atas bukit. Saat liang kubur baru digali semeter lebih sedikit, air
    mengucur deras dari sebuah sumber.

    Ini mengherankan, tak masuk akal! Penggali kubur geleng-geleng kepala. Air
    dikuras, tapi tak juga habis. Lalu diuruk pasir. Hasilnya nihil. Apa boleh
    buat, terpaksa jenazah dimasukkan ke liang lahat dalam kondisi berair.
    Mayatnya mengapung kayak gedebok pisang. Para pelayat menundukkan kepala,
    kasihan.

    Adakah ini bagian dari ketidakridhaan-Mu, ya, Allah? Engkau tidak mengendaki
    bumi-Mu dimasuki orang-orang yang zalim, yang suka menyakiti orang, yang
    suka menilap bukan haknya? Wallahualam. Yang pasti, fenomena kubur tak sudi
    menerima jenazah seringkali hanya menyadarkan kita sesaat.

    ''Ingatlah kematian. Demi Zat yang nyawaku berada dalam kekuasaan-Nya, kalau
    kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan tertawa sedikit dan
    banyak menangis,'' sabda Nabi SAW. Memang, kita tak menutup mata bahwa
    kematian --bagi sebagian orang-- adalah kebahagiaan, dan hidup adalah upaya
    memperoleh tambahan nilai kebaikan. Namun, acap pula kematian itu membisukan
    jawaban.

    Pesona Ayat Suci al-Qur'an


    Rasulullah SAW pernah meminta sahabatnya yang bernama Abdullah bin Mas'ud supaya membaca al-Qur'an di hadapannya. Sebagaimana diketahui Ibnu Mas'ud adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan qira'ahnya yang bagus dan lagu serta suaranya amat merdu.
      
    Ibnu Mas'ud membaca beberapa ayat dari surat an-Nisa'. Tetapi setelah sampai ayat 41, maka Rasulullah meminta Ibnu Mas'ud supaya berhenti, karena iar matanya telah bercucuran terharu. Ayat an-Nisa' 41 itu artinya sbb. :

    "Betapa dahsyatnya keadaan di kala itu (hari akhirat), bila Kami (Allah) menghadirkan seorang saksi bagi setiap ummat, dan engkau (Muhammad) Kami hadirkan juga sebagai saksi bagi mereka."
    Rasulullah tak tahan mendengar ayat itu, bagaimana kalau dia menjadi saksi kelak bagi ummatnya yang bejat-bejat yang sudah rusak moralnya, bagaimana pula dia dihadirkan sebagai saksi bagi ummatnya yang kafir durhaka dan apakah dia tahan melihat ummatnya yang durhaka itu dihalau oleh malaikat ke neraka? Semuanya itu terbayang di pelupuk matanya, dan karena itu beliau menangislah. "Cukup, cukup, sampai di sini wahai ibnu Mas'ud" kata Rasulullah kepada sahabatnya yang ahli qira'ah lagi bersuara merdu itu. Ya, beliau terharu dan hatinya tersentuh.
    Fudhail bin 'Iyad, yang kemudian menjadi ulama besar, pada mulanya selagi masih muda adalah seorang preman yang tergila-gila kepada seorang perempuan. Pada suatu malam dia mendatangi kekasihnya itu untuk diculiknya. Tetapi setelah dia melompat pagar rumah sang gadis, tiba-tiba dia melihat sang gadis sedang membaca al-Qur'an, mengumandangkan ayat al-Qur'an surah al-Hadid ayat 16 yang artinya :
    "Apakah belum tiba waktunya bagi orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan mengingat kebenaran apa yang diturunkan-Nya (al-Qur'an) dan janganlah mereka seperti ahli kitab sebelum mereka, telah lama mereka berpisah dari ajaran Nabinya, sehingga hati mereka menjadi kasar (tidak tembus cahaya kebenaran), dan kebanyakan mereka menjadi orang fasik."
    Setelah mendengar ayat ini didengungkan dan dikumandangkan oleh sang gadis dengan suara yang merdu, maka Fudhail mundur dan mengurungkan niat jahatnya. Dan semalaman dia merenungkan peringatan Allah itu bagi hamba-Nya yang beriman. Jiwanya berbisik, kapan lagi anda akan insyaf, dan bertobatlah segera sebelum ajal datang menjemput, ya sebelum terlambat, wahai Fudhail.
    Demikian, kemudian dia bertobat dan berusaha membina dirinya menjadi seorang muslim sejati, dan berkat tekun belajar, dia menjadi ulama besar yang cukup terkenal. Kata-katanya banyak dikutip oleh pengarang.
    lain lagi dengan kisah Utbah al-Ghulam, seorang penjahat besar di negeri Basrah. Pada suatu hari dia mendengar pengajian di sebuah masjid Basrah. Waktu itu yang memberi ceramah agama adalah ulama besar Basrah yang amat terkenal, Syekh Hasan al-Bashry. Syekh Hasan kebetulan sedang menguraikan surat al-Hadid ayat 16 tersebut dengan sejelas-jelasnya, dan kemudian menyuruh hadirin terutama bagi orang-orang yang berdosa segera bertobat. Menjawab pertanyaan seorang hadirin, apakah dosanya bisa diampuni Allah bila dia bertobat, maka Syekh Hasan menjawab : "Walaupun dosa anda sebesar dosanya Utbah al-Ghulam, Insya-Allah dosa anda akan diampuni bila anda bertobat dengan sungguh-sungguh."
    Tiba-tiba mendengar orang meraung dan kemudian dia jatuh pingsan dalam masjid itu. Dan rupanya yang pingsan itu adalah Uthbah bin al-Ghulam sendiri, sang penjahat terkenal.
    Setelah sadar, dia bangkit mendekat sang guru, dan sang guru masih terus menasehatinya dari hati ke hati. Hasan berkata, "Bila anda tahan sentuhan api neraka, maka silakan terus melakukan kejahatan. Tetapi bila tidak, maka segeralah bertobat! Dengan dosa-dosa yang kau lakukan itu berarti engkau telah menghina, membebani jiwamu sendiri, maka lepaskan dirimu dari dosa itu dengan bersungguh-sungguh!"
    Nasihat sang guru besar, ulama terkenal itu, sungguh menyentuh hatinya, dan kemudian dia bertobat kepada Allah dengan taubatan nasuha. Dan setelah bertobat, dia mengangkat kedua tangannya dan menengadahkan kepalanya sambil berdo'a kepada Allah yang antara lain berbunyi :
    "Tuhanku, jika Engkau telah menerima tobatku dan mengampuni dosaku, maka berilah aku kehormatan dengan kedalaman pengertian tentang agama-Mu dan lekas menghafal apa yang Engkau baca dan aku dengar, sehingga aku dapat menghafal ilmu dan ayat-ayat al-Qur'an. Berilah aku karunia dengan suara yang indah dan mempesona, sehingga barangsiapa yang mendengar bacaan qira'atku hatinya bertambah tersentuh walaupun dia sebelumnya berhati kasar. Tuhanku, berilah aku kemuliaan dengan rizki yang halal, dan berilah aku rizki yang datangnya tak terduga."
    Alhamdulillah, do'anya makbul dan terjadilah keanehan pada dirinya. Ada saja rizki berupa roti yang diantarkan orang ke rumahnya setiap hari, tanpa diketahui siapa yang mengantarkannya. Demikian itu berlangsung terus sampai akhir hayatnya. Begitulah Allah mengabulkan do'a hamba-Nya yang benar-benar ikhlas dalam tobatnya.
    Maaf, ini sedikit kisah pengalaman pribadi. Pada suatu hari penulis membawakan khutbah Jum'at di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Selesai berkhutbah, penulis menggabungkan diri dengan jama'ah, karena waktu ada imam khusus yang akan mengimami shalat Jum'at. Sebelum 'takbiratul ihram' penulis melihat ke shaf belakang, dan ternyata di situ berdiri Prof. Dr. H. Rasjidi yang terkenal itu. Dengan serta merta penulis mohon beliau maju ke depan di samping penulis.
    Waktu imam membaca ayat sesudah al-Fatihah, terdengarlah Rasjidi menangis terisak-isak, mungkin karena terharu dan terpesona. Seingat penulis, ayat yang dibaca imam waktu itu adalah surah Fushilat ayat 30, yang artinya :
    "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami adalah Allah, kemudian berlaku istiqamah (konsisten dalam kebenaran), akan turun malaikat kepada mereka (pada akhir hayatnya) dan membisikkan kalimat : Jangan kamu takut dan berduka, dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan Tuhan untukmu."
    Saya kira hanya Rasjidi seorang yang menangis terisak-isak di dalam masjid waktu itu, karena amat terpesona dan terharunya beliau mendengar imam membaca ayat tersebut.
    Dulu waktu Rasulullah membacakan ayat Fushilat 30 itu kepada sahabatnya, Abu Bakar as-Sidiq, maka Abu Bakar berkomentar, "Alangkah indahnya ayat ini ya Rasul Allah! nabi menjawab : "Nanti (di akhir hayatmu) akan ada malaikat yang akan membisikkan ayat ini ke telingamu! Ya, berbahagialah orang-orang shalih yang malaikat membacakan ayat ini kelak ke telinga mereka pada akhir hayatnya, amien!
    Kisah masuknya Umar bin Khaththab ke dalam Islam adalah kisah yang patut disimak. Sebagaimana diketahui, Umar bin Khaththab adalah tokoh terkemuka di Arab di masa jahiliyah. Mulanya dia sangat menentang ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhhamad. Tetapi kemudian melalui proses yang unik dia akhirnya menjadi orang terkemuka Islam, bahkan menjadi khalifah ke dua setelah Abu Bakar as-Siddiq.
    Syahdan pada suatu ketika dia dengan pedang terhunus ingin menikam Rasulullah dengan para sahabatnya yang masih sedikit, yang sedang dibina Rasulullah di rumah Arqam bin Abil di dekat Shafa. Di tengah jalan dia ditegur seseorang bahwa sebelum menindak orang lain lebih baik dia menyelesaikan urusan familinya sendiri terlebih dahulu. Orang itu menyampaikan kepada Umar bahwa adik kandungnya sendiri bersama suaminya telah menganut Islam menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW. Umar lantas berbelok ke rumah adiknya, Fatimah, dan kebetulan sedang membaca al-Qur'an. Dengan serta merta Umar memperlihatkan kemarahannya dengan memukul langsung adik dan iparnya sendiri hingga babak belur.
    Kebetulan di tangan Fatimah ada lembaran Kitab Suci al-Qur'an yang baru saja dibacanya. Umar membentak adiknya dan meminta supaya lembaran itu diberikan kepadanya. Tetapi Fatimah menolak dengan alasan "Anda adalah najis, yang haram menyentuh lembaran suci ini," tandas Fatimah. Karena rasa ingin tahunya sangat besar, maka dia mandi dan kemudian lembaran suci itu diberikan adiknya, Fatimah, kepada Umar. Dan setelah membaca beberapa ayat dari surah Thaha, hati Umar berbalik arah seratus delapan puluh derajat. Ia kemudian masuk Islam.
    "Kami bukan menurunkan al-Qur'an kepadamu untuk menyusahkan dirimu. Melainkan menjadi peringatan bagi orang yang takut Tuhannya. Dia turun dari dzat yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi Ar-Rahman (Allah) itu bersemayam di atas singgasana 'arsy. Kepunyaan-Nya segala apa yang ada di antara keduanya, dan apa-apa yang ada di bawah petala bumi. Jika engkau keraskan perkataan, Dia mengetahui apa yang dirahasiakan dan apa yang lebih tersembunyi. Allah, tidak ada tuhan kecuali Dia. Bagi-Nya ada beberapa nama yang indah." (Q.S. Thaha: 1-8).
    Setelah itu barulah dia pergi dengan pedang terhunusnya ke rumah Arqam mencari Rasulullah. Mulanya para sahabat curiga dan dengan kewaspadaan yang penuh untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Tiba-tiba Umar memeluk Rasulullah dengansekaligus mengucapkan dua kalimah Sahadah sebagai tanda dia memeluk Islam. Semuanya mengucapkan alhamdulillah dan bertakbir tanda syukur kepada Allah atas islamnya Umar.
    Demikian skelumit kisah-kisah yang menarik tentang pesona dan khasiat ayat-ayat suci al-Qura'an yang berguna untuk penataran iman hamba-hamba Allah yang ingin bersujud kehadirat-Nya sebagai hambaNya yang ingin berjalan lurus menurut jalur-jalur Kitab Suci al-Qur'anul Karim Dan numpang tanya apakah ada diantara para pembaca yang budiman yang terpesona dengan membaca al-Qur'an atau mendengarkannya dengan air mata yang meleleh?
    KH. Firdaus AN
    loading...