Mutiara yang Kurindu


Ingin selalu kutuliskan untukmu
Puisi-puisi putih
Persembahan dari jiwaku
Bagian dari untaian ibadahku
Ingin selalu kutulis puisi yang jujur
Tanpa kemulukan kata di dalamnya
Karena hanya dengan kejujuran
Aku bisa ikhlas bersujud dan memuja-Nya
Bersamamu.. Suamiku..

Suamiku..
Kudambakan sesuatu yang sederhana darimu
Agar puisi-puisi yang kutuliskan untukmu
Bisa menjadi suara-suara dan cita-cita hidup yang sederhana
Sebab apalah arti kemewahan yang gemerlap
Jika hanya akan mendekatkan jiwaku pada kehidupan fana
Dan memalingkanku dari kehidupan yang sejati dan baka

Wahai suamiku..
Kebahagiaan yang kau berikan kepadaku
Hendaklah mampu membawa kita ke jalan cahaya, jalan-Nya
Bagiku, di dalam kegelapan kebahagiaan tak akan punya makna
Bagiku, kebahagiaan pun mutiara hikmah dari jiwa berjiwa

Mutiara itulah lambang dari restu Illahi
Yang senantiasa kurindu dalam hidupku

Sumber : Facebook Shinzy Azzura RumahJahit
 
4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

Doa Pelembut Hati

Bismillahirahmanirrahim

Yaa Allah.. Yaa Rahman yaa Rahiim
Aku memohon kepada-Mu..
Penuhilah kalbuku dengan cinta dan rasa takut kepada-Mu dengan keyakinan dan keimanan kepada-Mu..
Serta dengan rindu dan rasa takut berpisah dengan-Mu..
Bimbinglah agar aku dapat meningkatkan akhlakku mengikuti akhlak Nabi-Mu yg paling mulia Muhammad Saw.
Bantulaah agar aku mampu bersyukur kepada-Mu..

Wahai Allah..
Aku memohon kepada-Mu dengan segala kekuasaan-Mu, jangan Kau tutup doaku karena kejelekan amal dan perangaiku..
Anugerahkanlah padaku manisnya ampunan-Mu dan lezatnya maghfirah-Mu..
Perbaikilah shalatku dengan curahan anugerah-Mu..
Keluarkan dari hatiku kecintaan pada dunia
Bawalah aku dalam bahtera keselamatan-Mu..
Karuniakanlah aku kelezatan bermunajat kepada-Mu..
Curahkanlah kepadaku cinta-Mu..

Wahai Allah yg menguasai seluruh alam semesta..
Aku meminta pada-Mu dengan penuh tunduk, kerendahan dan kekhusukan..
Ampunilah akuu serta rahmatilah diriku..

Ya Allah berilah aku kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,
Hindarkanlah aku dari siksa kubur-Mu
Jauhkahlah tempatku kelak dari api neraka-Mu

Laa hawla wa laa quwwata illa billaah
Alhamdulillahirabbilalamiin

Aamiin yaa yaa Robbal alamiin

 Sumber : Muslimah Marifatullah

  4.5  
Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

IBU,SAYA SUDAH MENUNAIKAN TUGAS..

Kisah Jenderal Gatot Nurmantyo Nekad Ikut Latihan Kopassus Di Usia 55 Tahun

November 7, 2016 A Ziyadi
Kesempatan itu akhirnya datang setelah ia menjabat KSAD (25 Juli 2014–15 Juli 2015). Tak lama setelah pelantikan, Gatot memanggil Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo dan menyampaikan maksudnya ingin mendaftar pendidikan Kopassus. Tapi Agus Sutomo menyampaikan, “Tidak usah ikut pendidikan Pak, nanti Bapak saya kasih brevet kehormatan saja”.
Tapi Gatot menolak. Ia bersikukuh mau mendapat baret merah melalui jalur normal. Maka masuklah Gatot menjadi siswa Kopassus.
Ia mengikuti semua prosedur normal, mulai dari pendaftaran, ujian, hingga penyematan brevet komando dan baret di pantai Cilacap. Untuk itu, ia harus melalui ujian yang keras, antara lain senam jam 2 pagi, lalu direndam di kolam suci Kopassus di Batujajar. Kemudian longmarch, hingga berenang militer selama lebih 2 jam dari pantai Cilacap ke pulau Nusakambangan. Bahkan Gatot juga mengikuti pendidikan Sandi Yudha yang salah satu ujiannya harus menyusup masuk ke suatu tempat yang terkunci dan dikawal ketat oleh prajurit Kopassus. Ia lolos mulus.
Gatot akhirnya diyatakan lulus semua tahapan dan resmi diangkat menjadi keluarga besar Korps Baret Merah di pantai Permisan Cilacap, Jawa Tengah, pada 2 September 2014. Tidak seperti “brevet kehormatan” Kopassus yang disematkan di dada sebelah kiri penerimanya, brevet pasukan komando tersebut disematkan di dada sebelah kanan Gatot, sebagai tanda ia menerimanya melalui prosedur selayaknya yang harus dilalui setiap prajurit Kopassus.
Setelah resmi menjadi prajurit Kopassus, Gatot naik helikopter dari Cilacap ke Kartosuro (Markas Grup 2 Kopassus). Masih berbaret merah, pakai loreng, darah mengalir, masih pakai hitam-hitam samaran dan masih bau lumpur, ia langsung menuju makam kedua orang tuanya di Solo.
Di depan makam kedua orang tuanya itu ia memberi hormat dan menyampaikan, ”Ibu saya sudah menunaikan tugas.” Dan itu terjadi saat Gatot berusia 55 tahun.

Sumber fb Yusuf Rizki

 4.5
 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

film sejarah G 30 S / PKI [DOWNLOAD]

Di akhir bulan September, salah satu peritiwa yang paling menarik dalam sejarah Indonesia adalah tentang pemberontakan PKI. Film yang fenomenal ini menceritakan tentang peristiwa tragis beruppa pembunuhan sejumlah Jendral dan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Namun dibalik itu, konten Film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S / PKI juga mengundang kontroversial. Beberapa pihak justru meragukan kebenaran yang disajikan di dalam film sejarah tersebut.Kontroversi seputar film ini seakan memang tiada akhir dan senantiasa menyisakan tanda tanya besar dalam diri masyarakat.
Banyak generasi sekarang yang penasaran dengan Film tersebut. Gerakan 30 September atau G 30 S PKI, G-30S/PKI, Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) seakan memang menjadi peristiwa sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Lubang buaya yang ditemukan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ( Alm ) Sukitman, pun turut menjadi saksi bisu sejarah berdarah tersebut.
Banyak masyarakat yang juga telah melihat dan mendownload Film G 30 S / PKI sebagai koleksi Film sejarah bangsa Indonesia. , baik dari versi kaset Video, VCD atau versi download gratis,

Untuk anda yang belum pernah melihat Film G 30 S/PKI dan ingin memiliki Download Film G 30 S PKI, silahkan anda melakukan download lewat dengan mengklik link dibawah ini

FullMovie

SUMBER: http://anifwavi.blogspot.co.id/2015/11/download-film-g30-s-pki.html
 4.5
 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

# Tentukan jalan jika jatuh cinta


Antara 2-H: Halal (yang sah) atau Hilang (dari pikiran)-

-Panah cinta melesat sebelum busurnya ditarik

Demikianlah cinta asmara, dia kebanyakan berbuah sebelum waktu panennya. Dia bukan mendahului takdirnya, akan tetapi lingkungan dan perubahan zamanlah yang membuat seperti ini.

Mudahnya laki-laki dan wanita bercampu-baur. Gampangnya mereka bertemu dan bertatap muka.

Sehingga tabiat dan jiwa manusia yang butuh akan perhatian lawan jenis dan hakikat manusia yang mudah tertarik dengan lawan jenis, ditambah lagi hati manusia yang lemah akan cinta.

Ini semua membuat panah cinta melesat sebelum busurnya ditarik.

Okelah, jika sudah tiba saatnya, maka tidak mengapa. Bisa segera ia halalkan. Akan tetapi terkadang waktu halalnya tidak sepanjang galah.

Ia masih panjang, sepanjang hulu yang ingin mencapai hilirnya. Jangan salahkan syariat yang seolah-olah mengurung hati yang sudah jatuh cinta itu dalam periuk yang tertelungkup dan kemudian terkekang terbelenggu.

Akan tetapi salahkanlah manusianya yang memang sudah jauh dari ajaran Islam dan hampir mendekati kiamat.

Syariat sudah mengultimatum agar laki-laki tidak sebegitu mudah bersua dengan wanita, dan begitu juga wanita agar tidak bermudah-mudah berinteraksi dengan laki-laki dalam hal yang tidak perlu.

Bagi yang peduli terhadap agama yang mulia ini. Maka panah cinta ini adalah siksaan, dia tahu bahwa ini adalah luka yang segera harus disembuhkan.

Akan tetapi tidak mudah mencabut panah cinta seperti ini, karena panah cinta kebanyakan mempunyai kait-kait di ujungnya.

Jika ditarik paksa maka akan merobek dan mengoyak daging sehingga luka semakin besar dan parah.

-Raehanul Bahraen-

Selengkapnya ěž:
https://muslimafiyah.com/terlanjur-mencintai-tetapi-belum-mampu-menikahi.html
4.5
Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

Tanyakan pada sejarah...

Musuh tidak gentar jika engkau hanya duduk bersila mencukupkan diri dengan ilmu saja.
Musuh tidak gentar jika engkau hanya menjadi ahli ibadah yang tidak menghiraukan keadaan saudaramu
Musuh tidak gentar jika engkau hanya mengajak manusia pada pendapatmu dan BERLISAN tajam pada yang di luar kelompokmu
Musuh tidak gentar jika engkau hanya mendakwahi manusia ke tauhid menurut tafsiranmu, yaitu "tauhid" yg menjadikan LISANMU tajam terhadap ulama dan ahli kiblat.
Akan tetapi yg menjadikan musuh gentar adalah ketika kalian mulai bersatu, MERANGKUL satu sama lain serta tidak merasa diri paling BENAR..
Musuh akan gentar ketika umat Islam kembali mendidik generasinya seperti didikan salafussholeh, yaitu didikan yg akan menghasilkan manusia-manusia seperti Khalid bin Walid, Qa'qa', Mutsanna, Shalahuddin Al Ayyubi, Sultan Al Fatih, dan lainnya
Musuh akan gentar ketika umat Islam sudah mulai bersatu menggalang kekuatan utk kembali membangun khilafah yg telah runtuh pada tahun 1924 lalu.
Musuh akan gentar ketika umat Islam mengikuti sifat salafussholeh yg Allah gambarkan dalam surat Al Fath ayat 29, bahwa mereka KERAS terhadap org kafir dan lembut terhadap orang mukmin, bukan SEBALIKNYA...
Tanyakan pada sejarah ttg kejayaan umat Islam dahulu, apakah ia tercapai hanya mencukupkan diri dgn mengkaji kitab saja?
Tanyakan pada sejarah ttg pahlawan mujahid yg "menjadikan" khilafah Islam menjadi bangsa terkuat pada masanya, apakah cukup dengan menghadiri ta'lim saja kemudian suka MENYALAHKAN yg lainnya?
Jikalau seandainya kita mau inshaf, sungguh jawabannya adalah bahwa mereka dididik utk mempunyai ghirah terhadap agamanya.
Tertanam dalam diri mereka jiwa perjuangan dan pantang mundur, bukan jiwa "Saluli" yaitu pengikut Abdullah bin Ubay bin Salul yg suka berpaling dari medan juang serta menggembosi perjuangan kaum muslimin.
Hanya saja jika hati sudah tertutup dgn fanatik buta maka sulit menerima kebenaran dari yg lainnya.

Hadanallaahu wa iyyaakum.
Akhukum fillah Fitra Hudaiya

(Musallas, Cairo. 4 Rabi'ul Awwal 1438/ 4 Desember 2016)
Sumber : Facebook sahabat..
 4.5 Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook

Sampai Kapan...


Sampai kapanpun kau hanya akan menemukan kehampaan
Ketika kau berharap menemukan sosok yang sempurna
Kau hanya akan disapa kecewa ketika kau meyakini memiliki jiwa yang tak bercelah

Akui saja, bahwa setiap insan
Tercipta dengan 2 sisi yang tak terelakan
Kelebihan dan kekurangan
Keduanya takkan bisa kau hindari
dari manusia manapun

Menikah bukan untuk menikmati kesempurnaan
Menikah bukan untuk membanggakan kelebihan pasangan
Tapi menikah sejatinya saling berbenah,
saling menghargai dan melengkapi satu dengan yang lainnya

Ketika kau mampu memahami itu
Maka kesempurnaan yang kau cari
akan kau bangun dengan sendirinya
InsyaAllah.


Sumber : @putri_prias 
Follow us: @budikamila on Twitter | budi kamila on Facebook